Jumat, 20 Maret 2015

Etika Profesi dan Profesionalisme

ETIKA PROFESI & PROFESIONALISME


1        Pengertian Etika, Profesi, dan Profesionalisme

            Etika (ethic) bermakna sekumpulan azas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara (adat, sopan santun) nilai mengenai benar dan salah tentang hak dan kewajiban yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat. Menurut Dr. James J. Spillane SJ. mengungkapkan bahwa etika atau ethics memperhatikan atau mempertimbangkan tingkah laku manusia dalam pengambilan keputusan moral. Etika mengarahkan penggunaan akal budi individual dengan objektivitas untuk menemukan kebenaran atau kesalahan dan tingkah laku seseorang terhadap yang lain. Menurut DR. H. Hamzah Ya’kub dalam bukunya Etika Islam merumuskan sebagai berikut : Etika merupakan ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dan memperlihatkan mana perbuatan manusia sejauh yang dapat diketahui oleh akal pikiran manusia.
            Istilah ‘profesi’ menunjuk pada suatu pekerjaan atau jabatan yang menuntut keahlian, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadap pekerjaan tersebut. Secara teori, suatu profesi tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang yang tidak dilatih dan dididik atau disiapkan untuk menekuni pekerjaan tersebut. Pengertian profesi antara lain dikemukakan oleh Liebermann bahwa profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang diperoleh melalui latihan khusus yang memadai. Suatu profesi dapat diperoleh melalui pendidikan formal atau non-formal. Menurut Dedi Supriadi (1998:95), Profesi menunjuk pada suatu pekerjaan atau jabatan yang menuntut keahlian, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadap pekerjaan tersebut. Dalam pengertian lain, Profesi adalah suatu pernyataan atau janji terbuka bahwa seseorang akan mengabdikan dirinya kepada suatu jabatan atau pekerjaan dalam arti biasa, karena orang tersebut merasa terpanggil untuk menjabat pekerjaan tersebut. Menurut World Confederation of Organization for Teaching Profession (WCOTP), profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang biasanya memerlukan persiapan yang relatif lama dan khusus pada tingkat pendidikan tinggi yang pelaksanaannya diatur oleh kode etik tersendiri dan menuntut tingkat kearifan atau kesadaran serta pertimbangan pribadi yang tinggi.
            Profesionalisme ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu, dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal dari kata profesion yang bermakana berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya (KBBI, 1994).
            Pengertian Profesionalisme menurut beberapa ahli :
-        Kiki Syahnarki
Profesionalisme merupakan “roh” yang menggerakan, mendorong, mendinamisasi, dan membentengi TNO dari tendensi penyimpangan serta penyalahgunaannya baik secara internal maupun eksternal.
-        Doni Koesoema A.
Profesionalisme merupakan salah satu cara bagi guru untuk merealisasikan keberadaan dirinya sebagai pendidik karakter.
-        Onny S. Prijono
Profesionalisme merupakan kemampuan untuk memasuki ajang kompetisi sebagai antisipasi menghadapi globalisasi.
-        Pamudji, 1985
Profesionalisme memiliki arti lapangan kerja tertentu yang diduduki oleh orang-orang yang memiliki ketentuan tertentu pula.
-        Korten & Alfonso, 1981
Profesionalisme adalah kecocokan (fitness) antara kemampuan yang dimiliki oleh birokrasi (bureaucratic competence) dengan kebutuhan tugas (ask requirement).
-        Ahmad Bahar
Profesionalisme merupakan usaha suatu kelompok masyarakat untuk memperoleh pengawasan atas sumber daya yang berhubungan dengan suatu bidang pekerjaan.
-        Aholiab Watloly
Profesionalisme adalah sikap seorang “profesional”.
-        Abd. Rahim Abd. Rashid
Profesionalisme merupakan satu aspek penting dalam meningkatkan integritas sumber daya manusia.
-        Ahman Sutardi & Endang Budiasih
Profesionalisme adalah wujud dari upaya optimal yang dilakukan untuk memenuhi apa-apa yang telah diucapkan dengan cara yang tidak merugikan pihak-pihak lain sehingga tindakannya bisa diterima oleh semua unsur yang terkait.

2        Contoh-contoh Pelanggaran Etika Profesi di Bidang IT

            Berikut ini adalah contoh-contoh pelanggaran etika profesi dalam bidang IT :
-        Kejahatan Komputer
Kejahatan Komputer adalah kejahatan yang timbul karena penggunaan komputer secara ilegal.
-        E-Commerce
Perdagangan melalui internet menghasilkan permasalahan baru seperti perlindungan konsumen, permasalahan kontrak transaksi, masalah pajak, dan kasus-kasus penipuan tanda tangan digital.
-        Pelanggaran HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)
contoh : pembajakan program komputer, penjualan program ilegal, pengunduhan ilegal, dll.

3        Saran

            Etika dan Profesionalisme adalah sebuah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan yang terdapat dalam dunia pekerjaan. Etika dan profesionalisme akan terlihat kurang bagus jika dipisahkan satu sama lain dalam diri pekerja tersebut. Maka untuk membuat pekerja menjadi lebih efektif dan efisien, maka perlu mempunyai etika dan profesionalisme yang baik terhadap pekerjaan tersebut.

Sumber